MASALAH TANAH, LAGI - LAGI PARANG MENJADI ALTERNATIF TERAKHIR



Lagi – lagi penganiayaan terjadi, tepatnya pada hari Senin tanggal 24 April 2017 sekitar pukul 10.00 Wita, terjadi sebuah tindak pidana penganiayaan di Kampung Wee Datara, Desa Kadi wano, Kecamatan Wewewa timur, Kabupaten Sumba Barat Daya. Kejadian tersebut bermula ketika korban An. Bernandus Nanti Bili sedang membuat kandang dikebun miliknya, kemudian datanglah seseorang laki - laki berinisial MN yang menanyakan “ mengapa kamu pagari kebun saya “, berewal dari pertanyaan itulah MN tidak puas dengan jawaban dari saudara Bernardus, MN langsung mendekati korban dan mencabut parang yang berada dipinggang korban, merasa parangnya dirampas oleh MN, Bernardus berusaha menahan parangnya yang kemudian mengenai lengan saudara bernardus. Dengan kejadian tersebut, saudara Bernardus melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polsek Wewewa Timur. Sampai saat ini Kepolisian setempat terus memantau situasi untuk mengantisipasi terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan terkait dengan kasus tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kapolsek Katikutana Berhasil Tangkap Dalang Atas Raibnya Inventaris Kantor Pemda Sumba Tengah

Cuaca Ekstrim Akibatkan Banjir Hingga Ketinggian 3 Meter di KM 12

Peran Polri melalui KP3 Laut Pasca Pelabuhan Waikelo Masuk dalam Rute Kapal Pelni KM Wilis