Senin, 27 Februari 2017

SEPAK TERJANG SANG BRIGPOL





 
 

Polres Sumba Barat adalah sebuah Polres yang menjadi bagian dari Polda Nusa Tenggara Timur. Polres Sumba Barat saat ini mebawahi 3 (Tiga) Kabupaten yakni  Kabupaten Sumba Barat,Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya.
Polres Sumba Barat adalah salah 1 (satu) polres dengan tingkat kriminalitas cukup tinggi di jajaran Polda Nusa Tenggara Timur, namun beberapa anggotanya cukup di kenal dikalangan Polda Nusa Tenggara Timur dengan prestasi yang cukup gemilang.
Sebut saja Brigpol Orlando Mahoklory, Anggota Bhabinkamtibmas dari Polsek Loli yang beberapa waktu lalu menjadi  viral dengan prestasinya mengambangkan peternakan ikan dan perkebunan sayur di Desa Ubu Raya, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.
Brigpol Orlando adalah seorang Anggota Polres Sumba Barat yang berdarah Ambon, tetapi Brigpol Orlando tidak melihat dari mana asalnya, karena pengabdian yang diembankan kepadanya menjadi tanggung  jawab besar yang harus di laksanakan. Prestasi yang sudah diraih oleh Brigpol Orlando tidak terlapas dari campur tangan  AKBP Muhamad Erwin selaku Kapolres Sumba Barat.
Beberapa kali Bapak Kapolres Sumba Barat berkunjung ke desa binaan Brigpol Orlando, dan Bapak Kapolres Sumba Barat sangat memberikan apresiasi dengan apa yang sudah dilakukan oleh brigpol Orlando.
Dengan semua yang sudah dikerjakan oleh Brigpol Orlando, Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP Muhamad Erwin berinisiatif untuk mempublikasikan seorang Brigpol  mengagumkan yang tersembunyi diplosok Negeri ini.
Humas Polres Sumba Baratpun mulai memburu berita tentang seorang Brigpol tersebut, dan pertama kalinya Website Tribratanewssumbabarat.com mempublikasikan berita tentang prestasi seorang Brigpol Orlando. Tidak hanya sampai disitu,Kapolres Sumba Barat AKBP Muhamad Erwin memerintah agar dibuatkan film Dokumenter Brigpol Orlando yang kemudian di publikasikan lewat media sosial Youtube. Sejak saat itu, mulai berdatangan respon positif dari Masyarakat untuk memberi apresiasi akan prestasi  seorang Brigpol Orlando.
Dengan semua prestasi yang sudah diraih oleh Brigpol Orlando, pada Tahun 2016 Brigpol Orlando dinobatkan sebagai salah satu Bhabinkamtibmas terbaik Polda Nusa Tenggara Timur.

WASPADA CURANMOR






                WASPADA CURANMOR





Seiring perkembangan jaman, Kendaraan bermotor menjadi target para pelaku tindak pidana.sampai saat ini begitu banyak laporan tentang tindak pidana Curanmor di SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polres Sumba Barat..
berdasarkan laporan dari Masyarakat,Polres Sumba Barat sudah mengungkap beberapa kasus Curanmor dan Polres Sumba Barat akan terus bekerja keras untuk memerangi para pelaku Curanmor.
sebagai himbauan,Polres Sumba Barat mengajak seluruh Masyarakat untuk tetap waspada dalam mengantisipasi terjadinya tindak pidana,terutama Curanmor yang saat ini cukup marak di sekitar wilayah  Kabupaten Sumba Barat,Sumba Tengah,dan Sumba Barat Daya...
WASPADALAH..............WASPADALAH......................!!!!!

SALAM TRIBRATA.........

Sabtu, 18 Februari 2017

Pengamanan Oleh Polres Sumba Barat Ditengah Kemeriahan Pesta Adat Pasola Lamboya Tahun 2017

  Pasola, merupakan pesta adat dan budaya kebangaan masyarakat Sumba. Dimana ini merupakan salah satu dari sekian banyak adat dan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Sumba. Dan hari ini bertempat di lapangan Hobakala, Desa Patiala Bawa, Kec. Lamboya, Kab. Sumba Barat, Sabtu tanggal 18 Februari 2017 pukul 09.00 Wita telah diselenggarakan Pesta Adat Pasola Lamboya Tahun 2017. Perayaan Pesta Adat Pasola ini dibuka oleh Camat Lamboya THIMOTIUS T. RAGGA, S.Sos dan dilanjutkan secara adat oleh Rato KEDU TALO NODU (Rato Malisu) yang ditandai dengan melepas dan melarikan 2 ekor Kuda Pemali kearah lapangan Pasola Hobakala, yaitu Kuda Walabaku (Malisu) dan Kuda Pemali Hogorakangali (Sodan). Yang kemudian Rato Adat melakukan atraksi saling melempar kayu sebanyak 3 kali, dan selanjutnya diikuti oleh para peserta Pasola lainnya yang berjumlah sekitar  kurang lebih 200 orang yang berasal dari 3 (tiga) Kecamatan, yaitu Kec. Lamboya, Wanokaka dan Laboya Barat. Pelaksanaan Pesta Adat Pasola Lamboya Tahun 2017 ini dihadiri oleh Bupati Sumba Barat Drs. AGUSTINUS NIGA DAWOLE, Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia ESTHY REKO ASTUTI, Anggota DPRD Kab. Sumba Barat, Sekda Kab. Sumba Barat, para Staf Ahli, para Asisten, para Pimpinan SKPD Kab. Sumba Barat, Camat Lamboya, Camat Wanokaka, Camat Laboya Barat, Danramil 1613-04 Walakaka, Kapolsek Lamboya, para Kepala Desa se-Kecamatan Lamboya, Wanokaka dan Laboya Barat, para Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Lamboya, Wanokaka dan Laboya barat serta disaksikan oleh sekitar 10.000 (sepuluh ribu) orang masyarakat pencinta Budaya Pasola.
  Mengingat situasi dan kondisi Perayaan Pesta Adat Pasola yang begitu ramai dan banyak dipenuhi para penikmat budaya ini, maka Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN memerintahkan anggotanya untuk melakukan pengamanan selama acara berlangsung hingga selesai. Pengamanan dilakukan oleh Personil Polsek Lamboya, Personil Polres Sumba Barat, Brimob Subden 4 Den A Pelopor Sumba Barat Daya, Dinas Perhubungan Kab. Sumba Barat dan Satuan Polisi Pamong Praja Kab. Sumba Barat yang dipimpin oleh Kabag Ops Res Sumba Barat KOMPOL SIPRIANUS ABATAN.

  Tak hanya warga sekitar, Perayaan Pesta Adat Pasola kali ini juga banyak dihadiri oleh para wisatawan domestik maupun mancanegara. Karena seperti yang kita tahu selain dikenal akan keindahan panoramanya, Sumba juga dikenal akan budaya Pasola nya yang unik beserta ritual yang mengiringi selama upacara berlangsung. Dan selama ini kegiatan Pesta Adat Pasola Lamboya merupakan salah satu tujuan wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Dimana Pesta Adat Pasola ini merupakan kegiatan rutin Sosial Budaya bagi masyarakat Lamboya, Wanokaka dan Laboya Barat, yang mana jadwal pelaksanaan selalu ditentukan oleh para Rato Adat Lamboya dan Laboya Barat. Akhirnya Perayaan Pesta Adat Pasola berakhir dengan penuh kemeriahan sekitar pukul 11.00 Wita.

Jumat, 10 Februari 2017

Bhabinkamtibmas Brigpol Orlando Mahoklory , Dampingi dan Kawal "PRONA" Warga Loli

  Prona atau Program Nasional Agraria, merupakan kegiatan yang dinanti-nanti oleh warga Loli terkait legalitas asset mereka berupa tanah. Dan pada hari Kamis 9 Februari 2017 kemarin sekitar pukul 08.00 Wita, Bhabinkamtibmas Polsek Loli Brigpol ORLANDO MAHOKLORY bersama para Tim Legal dan seluruh Aparat Desa serta Bhabinsa mengikuti dan mengawal Kegiatan Prona (Program Nasional Agraria) yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanahan Kabupaten Sumba Barat.
  Kegiatan Prona yang diketuai oleh Bapak NATANIEL UMBU DETA ini disambut gembira oleh seluruh warga Loli, dimana desa ini merupakan desa binaan Bhabinkamtibmas Polsek Loli Brigpol ORLANDO MAHOKLORY. Karena dengan diselenggarakannya kegiatan ini proses administrasi pertanahan mereka yang meliputi adjudikasi, pendaftaran tanah sampai penerbitan sertifikat / tanda bukti hak atas tanah mereka bisa dapat segera diperoleh bersamaan dengan para warga lainnya secara bersamaan. Kegiatan Prona (Program Nasional Agraria) ini berakhir pada pukul 17.30 Wita dan berjalan dengan lancar, aman serta tertib. (09022017ressb.doc)

Peran Bhabinkamtibmas Dalam Mendukung Program Pemerintah Terkait Mewujudkan Kota yang Asri

  Waikabubak adalah pusat kota dari Kabupaten Sumba Barat, dimana disinilah letak strategis yang merupakan pusat sirkulasi dan perputaran perekonomian masyarakat Sumba, khususnya Sumba Barat. Ada beberapa wilayah yang dijadikan pusat perdagangan di Waikabubak ini, mulai dari pedagang kecil dipinggir jalan hingga sekelas pedagang besar seperti pertokoan. Dan tak hanya itu, di Waikabubak juga tersedia Pasar Inpres yang diperuntukkan untuk masyarakat sekitar oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Barat. Dengan tersedianya segala prasarana ini, besar harapan dari penyedia dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Sumba Barat agar masyarakat mau untuk bersama-sama menjaga keasrian, kebersihan, ketertiban dan keamanan didalam maupun disekitar lingkungan Pasar Inpres. Dimana jikalau keempat unsur itu dapat diraih, secara tidak langsung dapat menunjang program dari Kecamatan Kota Waikabubak terkait Penataan Dalam Rangka Mewujudkan Kota yang Asri.
  Tak hanya Kecamatan Kota Waikabubak, program ini juga didukung oleh instansi dan stakeholder terkait, antara lain DISHUB, PERINDAG, PEREKONOMIAN, POLSUBSEKTOR KOTA, BLH, SAT POL PP dan Kelurahan Wailiang. Untuk itu Kamis tanggal 9 Februari 2017, Brigpol HARI SANTOSO yang merupakan Bhabinkamtibmas Kelurahan Wailiang bersama Brigpol FRANSISKUS LANTO melakukan penertiban di lokasi Pasar Inpres Waikabubak. Dan diharapkan dampak dari penertiban ini bisa terus berlanjut dan tidak bersifat sesaat atau sementara. Karena apabila lingkungan pasar menjadi asri, bersih, tertib dan aman, otomatis dengan sendirinya dapat tercipta rasa nyaman pada saat kita berbelanja. Tak hanya itu, tujuan awal terkait penataan kota dalam rangka Mewujudkan Kota yang Asri pun dapat terwujud dengan baik dan sukses. (09022017ressb.doc)

Kamis, 09 Februari 2017

Anggota Polsek Katikutana dan Buser Polres Sumba Barat Berhasil Tangkap Pelaku Illegal Logging


  Letak wilayah geografis Sumba yang berbukit dan berjajar hutan disepanjang jalan merupakan pesona serta kekayaan sumber daya alam yang dimiliki masyarakat Sumba. Namun sayang, banyak oknum yang sering melakukan penebangan liar atau illegal logging akan kekayaan sumber daya alam berupa kayu untuk meraup keuntungan pribadi semata tanpa mengindahkan dampak dan kerugian yang dihasilkan dari kejahatan yang telah mereka lakukan. Tak berdiam diri atas maraknya penebangan liar atau illegal logging ini, pemangku hukum wilayah Polres Sumba Barat telah berhasil menggagalkan dan melakukan penangkapan terhadap 1 (satu) unit truk yang memuat kayu tanpa dilengkapi surat-surat / dokumen yang sah pada hari Rabu 8 Februari 2017 sekitar pukul 21.00 Wita.
  Truk SK dengan No. Pol : DK 9582 JK yang dikemudikan oleh KRISTOFEL  TURUGEGIJAWA, 26 tahun, Kristen Protestan, alamat Jeluk Desa Cendana Barat Kecamatan Mamboro Kabupaten Sumba Tengah ini mengangkut kayu sebanyak 2 (dua) kubik balok ukuran 6 12. Dengan pemilik kayu-kayu tersebut adalah SAINGO WENA, 27 tahun, Kristen Protestan, tani, alamat Kalisa Desa Pondok Kecamatan Umbu Ratunggay Barat Kabupaten Sumba Tengah. Bertindak sebagai pendamping sopir truk adalah MARTEN UMBU LAGA, 25 tahun, Kristen Protestan, alamat Jeluk Desa Cendana Barat Kecamatan Mamboro Kabupaten Sumba Tengah. Penangkapan bermula sekitar pukul 21.00 Wita ketikaa anggota Polsek Katikutana bersama anggota Buser Polres Sumba Barat yang mana telah mendapat informasi terkait truk yang mengangkut kayu-kayu itu, langsung melakukan penghadangan dan pemeriksaan atas muatan yang mereka bawa. Dan ternyata muatan kayu sebanyak 2 (dua) kubik balok ukuran 6 12 ini merupakan hasil penebangan liar atau illegal logging yang tanpa dilengkapi surat-surat / dokumen yang sah. Kayu-kayu ini dimuat dari Kalisa Desa Pondok Kecamatan Umbu Ratunggay Barat oleh pemilik dengan menyewa truk SK No. Pol : DK 9582 JK, dan hendak dijual oleh pemiliknya ke Desa Anakalang Kecamatan Katikutana Kabupaten Sumba Tengah. Aksi penebangan liar atau illegal logging ini ternyata bukan kali pertama dilakukan oleh si pelaku / pemilik kayu, melainkan ini merupakan aksi yang kesekian kalinya dan lumayan sering dilakukan oleh pelaku. Dan ini bisa dibuktikan melalui penemuan percakapan via sms yang dilakukan pelaku melalui HPnya yang telah disita, dimana disitu ditemukan banyak percakapan terkait pemesanan kayu. Dengan kejadian ini, Unit Intelkam Polsek Katikutana akan terus melakukan monitoring dan deteksi guna menuntaskan kasus penebangan liar atau illegal logging ini, dengan harapan tidak terulang kembali. (09022017ressb.doc)

Kapolsek Katikutana Berhasil Tangkap Dalang Atas Raibnya Inventaris Kantor Pemda Sumba Tengah


  Akhir-akhir ini Kantor Pemerintah Daerah Sumba Tengah seringkali mengalami pencurian atas barang-barang inventaris kantor berupa barang elektronik seperti komputer, printer, leptop dan lain sebagainya. Kejadian pencurian ini seringkali terjadi mengingat lokasi Kantor Pemerintah Daerah Sumba Tengah yang jauh dari pemukiman warga dan tidak adanya penjaga malam di setiap harinya. Namun malang tak dapat ditolak, Sang Spesialis Pencurian barang-barang di Kantor Pemerintah Daerah Sumba Tengah akhirnya terungkap dan tertangkap. Pelaku an. ANDI SAINGU, TOMY UMBU MAGAWI, SAPRI TAGELA PADA dan ATIS (DPO) sudah beberapa kali melakukan aksinya di Kantor Komplek Pemerintah Daerah Makatul dan selalu berhasil mengambil barang-barang inventaris kantor berupa komputer, printer dan leptop. Dengan adanya kejadian ini Polres Sumba Barat melalui Kapolsek Katikutana Kompol I KETUT SABA telah berhasil mengungkap kasus ini.
  
  Kasus pencurian ini terungkap bermula dari keributan yang diciptakan oleh para pelaku di SPBU Anakalang, sehingga di kesempatan itu dengan sigap pihak Polsek Katikutana segera mengamankan mereka, dan mengambil bukti berupa beberapa percakapan via sms terkait penawaran barang-barang elektronik hasil pencurian mereka. Dengan tertangkap dan terungkapnya kasus ini, pihak Polsek Katikutana mengambil langkah untuk mengembangkan pada kasus-kasus lainnya, mengingat ini merupakan kasus berantai dimana ada pemasok pasti ada penadah maupun pihak ketiga terkait penjualan barang hasil curian. Dan agar peristiwa pencurian tidak terulang kembali, diharapkan agar pihak Pemerintah Daerah Sumba Tengah untuk menyediakan penjaga malam selama 24 jam. Besar harapan kita semua kejadian seperti ini tidak terulang kembali, dan sudah selayaknya kita tingkatkan segi keamanan di wilayah hukum Polres Sumba Barat ujar Bapak Kapolres AKBP MUHAMAD ERWIN. (09022017ressb.doc)

Rabu, 08 Februari 2017

Kapolsek Katikutana Berhasil Tangkap Dalang Atas Raibnya Inventaris Kantor Pemda Sumba Tengah


  Akhir-akhir ini Kantor Pemerintah Daerah Sumba Tengah seringkali mengalami pencurian atas barang-barang inventaris kantor berupa barang elektronik seperti komputer, printer, leptop dan lain sebagainya. Kejadian pencurian ini seringkali terjadi mengingat lokasi Kantor Pemerintah Daerah Sumba Tengah yang jauh dari pemukiman warga dan tidak adanya penjaga malam di setiap harinya. Namun malang tak dapat ditolak, Sang Spesialis Pencurian barang-barang di Kantor Pemerintah Daerah Sumba Tengah akhirnya terungkap dan tertangkap. Pelaku an. ANDI SAINGU, TOMY UMBU MAGAWI, SAPRI TAGELA PADA dan ATIS (DPO) sudah beberapa kali melakukan aksinya di Kantor Komplek Pemerintah Daerah Makatul dan selalu berhasil mengambil barang-barang inventaris kantor berupa komputer, printer dan leptop. Dengan adanya kejadian ini Polres Sumba Barat melalui Kapolsek Katikutana Kompol I KETUT SABA telah berhasil mengungkap kasus ini.
  
  Kasus pencurian ini terungkap bermula dari keributan yang diciptakan oleh para pelaku di SPBU Anakalang, sehingga di kesempatan itu dengan sigap pihak Polsek Katikutana segera mengamankan mereka, dan mengambil bukti berupa beberapa percakapan via sms terkait penawaran barang-barang elektronik hasil pencurian mereka. Dengan tertangkap dan terungkapnya kasus ini, pihak Polsek Katikutana mengambil langkah untuk mengembangkan pada kasus-kasus lainnya, mengingat ini merupakan kasus berantai dimana ada pemasok pasti ada penadah maupun pihak ketiga terkait penjualan barang hasil curian. Dan agar peristiwa pencurian tidak terulang kembali, diharapkan agar pihak Pemerintah Daerah Sumba Tengah untuk menyediakan penjaga malam selama 24 jam. Besar harapan kita semua kejadian seperti ini tidak terulang kembali, dan sudah selayaknya kita tingkatkan segi keamanan di wilayah hukum Polres Sumba Barat ujar Bapak Kapolres AKBP MUHAMAD ERWIN. (09022017ressb.doc)

Peran CCTV, Pencuri HP Dengan Cepat Ditangkap Oleh Anggota Polsek Katikutana


  Telah terjadi kasus pencurian HP pada sebuah counter yang berjualan HP di daerah Pasar Inpres Anakalang, Desa Anakalang, Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah. Kejadian pencurian 2 (dua) buah HP ini terjadi 2 (dua) hari yang lalu, tepatnya pada hari Rabu tanggal 6 Februari 2017 sekitar pukul 19.30 Wita di Counter Riski CELL milik korban an. Muhammad, 32 tahun, Islam, Wiraswasta, alamat Km 8 Beradolu,  Desa Beradolu Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.

  Berdasarkan cerita korban, kejadian berawal pelaku datang ke counter miliknya dan berpura-pura hendak membeli HP, yang mana penjaga counter pun melayani pelaku dan menunjukan 2 buah HP untuk dilihat oleh pelaku yaitu HP merk MAXTRON V 7, dan HP MITO 270. Melihat situasi dan suasana counter serta sekitarnya sepi, pelaku yang telah memegang 2 buah HP tersebut langsung lari dan membawa kabur HP tersebut. Atas kejadian pencurian ini, korban mengalami kerugian materiil sejumlah Rp. 1.100.000,00, dan korbanpun melaporkan kasus pencurian yang menimpanya, hari ini Rabu 8 Februari 2017 sekitar pukul 12.30 Wita ke Polsek Katikutana. Atas laporan tersebut, anggota Polsek Katikutana langsung melakukan pencarian terhadap pelaku, dan tak lama anggota Polsek pun melihat pelaku sedang berada di sekitar Pasar Anakalang dan pihak Polsek Katikutana segera melakukan penangkapan terhadap pelaku yang selanjutnya mengamankannya di ruang tahanan Mapolsek Katikutana. 
  Pelaku dapat dengan cepat dikenali dan ditangkap karena peran CCTV yang berada di dalam counter, dimana melalui rekaman CCTV ini aksi pencuri dan wajahnya dapat dengan mudah dikenali, sehingga memudahkan anggota Polsek Katikutana dalam melakukan pencarian dan penangkapan pelaku. (08022017ressb.doc)

Sumba Barat Gelar "Turnamen Badminton Imlek Cup Sumba Barat Tahun 2017"


  Kemeriahan perayaan Imlek di Sumba Barat tahun ini terasa berbeda, tak seperti perayaan pada tahun-tahun sebelumnya. Karena dalam rangka memeriahkan Hari Raya Imlek 2568 tahun 2017, Kabupaten Sumba Barat telah menggelar "Turnamen Badminton Imlek Cup Sumba Barat Tahun 2017". Turnamen diselenggarakan hari ini 8 Februari 2017 pada pukul 17.30 Wita di Gedung Olahraga Kabupaten Sumba Barat, dimana Bapak Bupati Sumba Barat yang membuka langsung turnamen badminton ini. 
  Turut hadir memeriahkan acara pembukaan "Turnamen Badminton Imlek Cup Sumba Barat Tahun 2017" Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN, Dandim 1613 Sumba Barat dan Kajari Sumba Barat serta Ketua Pelaksana "Turnamen Badminton Imlek Cup Sumba Barat Tahun 2017". Tak lupa seluruh warga Sumba Barat pun menyambut dengan gembira gelar turnamen badminton ini. (08022017ressb.doc)

Kecerobohan Seorang Pengendara Mengakibatkan Nenek 60 Tahun Tewas Saat Menyeberang

  Telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara pejalan kaki dan pengendara sepeda motor pada hari Rabu tanggal 8 Februari 2017 sekitar pukul 08.30 Wita. Kecelakaan maut ini terjadi pada jalan jurusan Kodi Kampung Pukapulota, Desa Watukawula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, dimana kecelakaan ini memakan korban pejalan kaki meninggal dunia oleh pengendara motor Jupiter MX. Korban pejalan kaki yang meninggal adalah PEDA MAWO, usia 60 tahun, Katholik, Tani, Kampung Omba Tana Rara, Desa Watukawula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya. Ada beberapa saksi yang menyaksikan langsung kejadian kecelakaan lalu lintas ini.
  Menurut keterangan para saksi, kejadian bermula dimana pada saat korban an. PEDA MAWO hendak menyeberang jalan untuk menumpang minibus Nusa Indah menuju Kodi, dan pada saat yang bersamaan melajulah sepeda motor Yamaha Jupiter MX dari arah Kodi menuju ke Waitabula yang dikendarai oleh terlapor bersama 1 (satu) orang teman yang diboncengnya dan langsung menabrak korban, sehingga menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka pada kepala bagian belakang. Korbanpun segera dilarikan ke Rumah Sakit Karitas Waitabula, namun disayangkan nyawa korban tidak tertolong yang akhirnya meninggal dunia. Disinyalir kecelakaan terjadi selain jalan yang licin, juga dikarenakan terlapor atau pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang kurang berhati-hati.
  Mengingat kronologis kejadian berdasarkan keterangan para saksi, tidak menutup kemungkinan keluarga korban akan mencari pelaku pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang masih dalam proses penyelidikan untuk melakukan aksi balas dendam, dimana ini dapat mengakibatkan proses hukum laka lantas menjadi terhambat. Untuk itu Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN memerintahkan Kapolsek Loura dan jajarannya agar selalu dan lebih sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang kesadaran berlalu lintas guna menekan terjadinya laka lantas di wilayah hukum Polsek Loura. Dan saat ini Satuan Intelkam Polsek Loura tetap melakukan deteksi dini dan penggalangan terhadap keluarga korban laka lantas agar mempercayakan sepenuhnya kasus laka lantas ini kepada unit laka lantas Polres Sumba Barat guna menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Polsek Loura agar tetap aman dan kondusif. (08022017ressb.doc)

Senin, 06 Februari 2017

Cuaca Tak Bersahabat, Kembali Sumba Dirundung Bencana Alam


  Cuaca tak menentu dan cenderung ekstrim memang tengah melanda dan mengusik ketenangan masyarakat Sumba. Setelah kejadian bencana alam tanah longsor dan banjir, hari ini Senin 6 Januari 2017 sekitar pukul 20.00 Wita, tiupan angin kencang menerjang bengkel milik TRI WINARNO, RT.05, Kel. Sobawawi, Kec. Loli, Kab. Sumba Barat. Hembusan kencang angin ini telah meluluh lantakkan bangunan bengkel semi permanen berukuran 14 m x 40 m hingga rusak parah. Bencana ini mengakibatkan kendaraan berjumlah 8 (delapan) unit yang terparkir di dalam bangunan bengkel tersebut tertimpa rangka bangunan yang terbuat dari bambu dan beratapkan seng. Adapun jenis-jenis kendaraan yang tertimpa di dalam bangunan yakni : Kijang LGX, Suzuki Futura Pick Up, Isuzu Panther Hi Sporty sebanyak 2 (dua) unit, Toyota Hard Top, Sedan Corola Twin Cham, Taft Hi Line dan Kijang Ambulance Puskesmas milik Pemda Kab. Sumba Barat Daya. Selain kerusakan di dalam bangunan, dampak dari hembusan angin ini menyebabkan atap seng berterbangan dan mengenai pengendara bermotor saat melintas di depan bengkel, adapun identitas korban adalah :

  • LIDIA BAWO NIGA, 43 tahun, Kristen Protestan, PNS, Alamat Desa Weerame, Kec. Wewewa Tengah, Kab. Sumba Barat Daya, dimana korban mengalami luka robek pada bagian pipi sebelah kanan dan cidera otot pada kaki bagian kanan.
  • AGUSTINUS DAPA TAKA, 53 tahun, Kristen Protestan, PNS, Alamat Desa Weerame, Kec. Wewewa Tengah, Kab. Sumba Barat Daya, dimana korban mengalami luka lecet pada bagian siku kanan dan mengalami cidera otot pada bagian tubuh sebelah kanan (sakit badan).
  Perlu diketahui bahwasanya TRI WINARNO merupakan pemilik bengkel sedangkan pemilik tanah dimana bengkel ini berdiri adalah BAPAK ANDE OWON, 52 tahun, Agama Kristen Katholik, Alamat Km.3, Kel. Sobawawi, Kec. Loli, Kab. Sumba Barat. Sedangkan saksi selain pemilik bengkel dan pemilik tanah adalah HERI, 33 tahun, Islam, Alamat Km3, Kel. Sobawawi.  


  Sementara kerugian meteriil yang dialami korban akibat bencana alam ini diperkirakan sekitar Rp.200.000.000, dan pihak petugas PLN Waikabubak juga telah melakukan upaya pemutusan arus listrik mengingat situasi sampai saat ini masih dilakukan upaya pembersihan puing-puing bangunan. Namun selain kerugian tersebut diatas, dikhawatirkan dengan adanya korban luka-luka akibat bencana alam ini tidak menutup kemungkinan pihak keluarga korban akan melakukan upaya tindakan anarkis. Untuk itu, Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN mengharapkan kepada pihak Kelurahan Sobawawi agar dapat melakukan upaya pendataan dan berkoordinasi kepada pihak korban untuk melakukan upaya pendekatan kepada korban dan keluarga korban sehingga tidak berimbas kepada tindakan main hakim sendiri mengingat kejadian tersebut merupakan bencana alam dan bukan unsur kesengajaan. Sedangkan dari dari pihak Satuan Intelkam Polres Sumba Barat juga akan tetap melakukan Deteksi Dini dan Deteksi Aksi terkait dampak dari permasalahan bencana alam ini mengingat dalam kejadian bencana, terdapat korban luka-luka sehingga permasalahan tersebut tidak meluas kepada situasi kamtibmas. (06022017resb.doc)

Jumat, 03 Februari 2017

Cuaca Ekstrim Akibatkan Banjir Hingga Ketinggian 3 Meter di KM 12



  Sepanjang hari Sumba diguyur hujan yang cukup deras dan tak henti-henti. Deras dan tingginya curah hujan di musim penghujan kali ini tak hanya menyebabkan bencana tanah longsor yang telah terjadi di KM 6, namun juga menyebabkan bencana banjir di KM 12 tepatnya di Desa Kadi Wano, Kec. Wewewa Timur, Kab. Sumba Barat Daya. Bencana banjir telah melanda wilayah sekitar KM 12 hari ini Jumat 3 Februari 2017,sekitar pukul 16.30 Wita. Banjir dengan ketinggian air yang mencapai 1 - 3 meter telah menghantam rumah warga dan ruas jalan raya sepanjang sekitar 1 kilo meter. Banjir yang merendam dan menggenangi rumah, mengakibatkan beberapa warga korban banjir mengungsi ke rumah keluarga mereka yang terdekat, tak hanya itu banjir yang menggenangi jalan rayapun menyebabkan arus lalu lintas macet total.


  Terkait bencana banjir yang melanda wilayah KM 12 ini, Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN segera memerintahkan jajaran anggotanya khususnya para Bhabinkamtibmas untuk terjun langsung ke tempat terjadinya bencana banjir guna memberi pertolongan kepada para korban serta mengatur lalu lintas yang macet total, dimana ini merupakan akses utama dan jalan satu-satunya yang selalu dilewati masyarakat Sumba.


  Beruntung tak ada korban jiwa pada bencana banjir ini, mengingat begitu tingginya genangan air. Sementara belum diketahui secara pasti berapa  kerugian materiil maupun non materiil yang yang diderita para korban akibat dari bencana banjir kali ini. Terkait cuaca ekstrim yang akhir-akhir ini menyelimuti bumi Sumba tercinta, Bapak Kapolres berpesan kepada warga untuk selalu waspada dan sigap terhadap bencana yang akan datang. Dan untuk para anggota di jajarannya, Bapak Kapolres pun memerintahkan untuk selalu standby dan siaga manakala terjadi bencana alam. Besar harapan kita semua ini merupakan bencana terakhir yang menimpa masyarakat Sumba, ujar Bapak AKBP MUHAMAD ERWIN. (03022017ressb.doc)



Rabu, 01 Februari 2017

Curah Hujan Yang Tinggi Akibatkan Tanah Longsor di KM 6


  Akhir-akhir ini bumi Sumba tercinta selalu diguyur hujan yang terus menerus dan berkepanjangan. Tak ayal, mengingat kondisi geografis wilayah Sumba yang bertebing ditambah dengan tingginya curah hujan, pagi ini di wilayah KM 6 telah terjadi bencana tanah longsor. Akibat dari adanya pergeseran struktur tanah ini, jalan raya di KM 6 mengalami keretakan dimana hampir memakan separoh jalan.

  Berkenaan karena bencana tanah longsor ini terjadi di wilayah hukum Polres Sumba Barat, maka Bapak Kapolres AKBP MUHAMAD ERWIN segera memerintahkan jajaran anggotanya untuk bertugas di tempat kejadian. Dengan sigap para anggota Polres Sumba Barat pun mendatangi tempat kejadian bencana tanah longsor guna melakukan penyelamatan, pertolongan dan relokasi jika dibutuhkan mengingat bencana ini telah merusak jalan utama KM 6. Dimana jalan yang retak ini merupakan jalan satu-satunya akses warga dalam melakukan aktivitasnya. Polisi juga telah memasang garis polisi untuk memberi batasan bagi para pengguna jalan, agar terhindar dari jalan yang retak akibat bencana tanah longsor. (02022017ressb.doc)

Analisa Dan Evaluasi Anggaran Pada Satker Polres Sumba Barat Tahun Anggaran 2017 Serta Pemberian Penghargaan Pada Babinkamtibmas Berprestasi Oleh Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN


  Di awal tahun ini seluruh Satuan Kerja akan disibukkan terkait perolehan Anggaran Tahun 2017, tak terkecuali Satuan Kerja Polres Sumba Barat. Hari ini Rabu 1 Februari 2017 sekitar pukul 10.00 Wita, dipimpin langsung oleh Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN telah diselenggarakan Kegiatan Analisa dan Evaluasi Anggaran Pada Satuan Kerja Polres Sumba Barat Tahun Anggaran 2017 di Aula Polres Sumba Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran Polres Sumba Barat, antara lain Waka Polres, Kabag Ops, Kabag Ren, Kabag Sumnda, Kasat Intelkam, Kasat Narkoba, Kasat Sabhara, Kasat Reskrim, para jajaran Kapolsek, Kasi Propam, Kasium dan Kaur Mintum.

  Kegiatan pagi ini membahas banyak hal terkait rencana pelaksanaan anggaran tahun 2017, mulai dari perencanaan, penyerapan, dan perubahan anggaran hingga pelaksanaan kegiatan. Tak hanya itu, secara spesifikasi Bapak Kapolres juga menyampaikan dan mengharapkan hal-hal sebagai berikut :
  • Kertas Kerja dan TOR/RAB yang sudah dibagikan agar dipahami dan dipelajari oleh seluruh jajaran Polres Sumba Barat.
  • Mengumpulkan Nota Dinas Revisi Anggaran Kepada Kapolres Sumba Barat selaku KPP dengan Tembusan Kabag Ren Polres Sumba Barat jika ditemukan anggaran atau kegiatan yang dalam pelaksanaan penyerapan anggaran atau pelaksanaan kegiatannya mengalami kendala/hambatan maupun kegiatan anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
  • Konsisten terkait sistematika penyerapan anggaran yang disepakati setiap tanggal 25 atau akhir bulan, dimana para Kasub Satker harus mengumpulkan Rencana Kebutuhan untuk bulan berikut dan Perwabku untuk bulan sebelumnya atau pertanggungjawaban kegiatan yang sudah dilaksanakan.


  Pada sesi akhir kegiatan, Bapak Kapolres AKBP MUHAMAD ERWIN memberikan penghargaan berupa kambing kepada para Babinkamtibmas berprestasi. Babinkamtibmas berprestasi ini terdiri dari :
  1. Babinkamtibmas Polsek Wewewa Timur, menerima kambing sebanyak 3 ekor.
  2. Babinkamtibmas Polsek Loli, menerima kambing sebanyak 6 ekor.
  3. Babinkamtibmas Mamboro, menerima kambing sebanyak 3 ekor.



  Kegiatanpun berakhir pada pukul 11.00 Wita serta berjalan dalam kondisi aman tertib dan lancar. (01022017ressb.doc)

2 Pelaku Beserta 3 Unit Motor Hasil Curian Berhasil Diamankan Tim Polsek Loura

Berita Lengkap Kunjungi Kami  "klik"