Jumat, 31 Maret 2017

TABRAK LARI DAN PERSELISIHAN YANG BERUJUNG PENYERANGAN

Telah terjadi tindak pidana penyerangan pada hari Jumat tanggal 30 April 2017 pukul 23.40 Wita, di Kamp. Kangali Dima, Desa Matapyawu, Kec. Wewewa Timur, Kab. Sumba Barat Daya. Tindak pidana penyerangan ini memakan 3 (tiga) orang korban atas nama ERICK DAPPA AUNGA usia 10 tahun, Protestan, Pelajar, Kamp. Kangali Dima, Desa Matapyawu, Kec. Wewewa Timur, Kab. Sumba Barat Daya (korban tabrak lari), PETRUS GOLLU WOLA, Protestan, Tani, Kamp. Kangali Dimu, Desa Matapyawu, Kec. Wewewa Timur, Kab. Sumba Barat Daya (korban luka) dan DAUD GOLLU WOLA usia 42 tahun, Protestan, Tani, Kamp. Kangali Dimu, Desa Matapyawu, Kec. Wewewa Timur, Kab. Sumba Barat Daya (korban pengrusakan). Adapun tersangka pelaku penyerangan berjumlah 4 (empat) orang dengan inisial IFL, BGW, MGW dan MLK. Peristiwa penyerangan ini bermula sekitar pukul 22.00 Wita tersangka dengan inisial IFL bersama tersangka MLK masing-masing sedang mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan lampu dari arah Simpang Peli menuju Peli, bertepatan di Jalan / Kamp. Kangali Dimu, Desa Matapyawu, Kec. Wewewa Timur, Kab. Sumba barat Daya tersangka inisial MLK menabrak korban ERICK DAPPA AUNGA yang sedang mendorong sepedanya ke pinggir jalan sehingga korban terjatuh. Pada saat kejadian orang tua korban MARTEN DAPPA AUNGA dan saksi YOSLEN DAPPA AUNGA sedang berada di pingir jalan depan rumah, dan kedua saksi segera mengambil sepeda motor dan mengejar pelaku. Tak berhasil mengejar pelaku, kedua saksi melaporkan kejadian tersebut ke Ketua RW MELKIANUS DANGGA MESSA.
 Tak berhenti disitu, sekitar pukul 23.40 Wita kedua pelaku IFL dan MLK  mengajak rekannya BGW dan MGW yang kemudian mengendarai sepeda motor masing-masing dari Km 12 Desa Kadi Wano, menuju Desa Matapyawu. Sesampainya di depan rumah korban, orang tua korban bersama keluarga keluar dan menahan para pelaku. Korban PETRUS GOLLU WOLA sempat bertanya kepada pelaku IFL bahwa “topi ini milik siapa, dan dijawab bahwa topi itu milik saya dan tadi saya yang pake”, korbanpun bertanya lagi “bahwa kamu yang tabrak anak kami ERICK?” dan pelaku menjawab “iya”. Pada saat itulah pelaku BGW mengatakan kepada korban PETRUS GOLLU WOLA bahwa “kenapa kamu tuduh sembarang orang?” dan terjadilah adu mulut yang kemudian korban PETRUS GOLLU WOLA memukul pelaku BGW pada bagian bibirnya hingga bibir atas bagian kiri pecah. Tak berdiam diri, pelaku membalas memukul korban pada bagian muka sehingga 3 buah gigi korbanpun lepas, bibir pacah dan bengkak pada pelipis mata kiri. Usai melakukan aksinya para pelaku langsung melarikan diri.
 Tak lama dari kejadian, selang beberapa menit kemudian para pelaku datang kembali bersama rombongan mencari korban PETRUS GULLU WOLA di rumahnya DAUD GOLLU WOLA, namun yang bersangkutan tidak ada sehingga pelaku BGW mencabut parang dan memotong kaca jendela rumah bagian depan milik korban DAUD GOLLU WOLA. Dimana selanjutnya para pelaku bersama rombongan menyerang rumah korban SAMUEL BOBO dengan cara melempari atap rumah korban dengan menggunakan batu sehingga terjadi saling serang antara keluarga korban dan para pelaku bersama rombongan.
 Terkait dengan terjadinya kasus penyerangan tersebut, antara kedua belah pihak yang bermasalah telah diamankan di Polsek Wewewa Timur untuk dilakukan mediasi maupun proses lebih lanjut. 

JELANG PILKADA TAHUN 2018 DI KAB. SUMBA BARAT DAYA, KETUA KPUD LAUNCHING RUMAH PINTAR PEMILU

Telah berlangsung Kegiatan Launching Rumah Pintar Pemilu Kab. Sumba Barat Daya, hari ini Jumat 31 Maret 2017 pukul 10.00 Wita yang bertempat di Kantor KPUD Kab. Sumba Barat Daya. Prosesi Launching Rumah Pintar Pemilu ini dibuka langsung oleh Ketua KPUD Kab. Sumba Barat Daya MICHAEL BULU, SH dan dihadiri oleh para Komisioner KPUD, para pegawai dan staf KPUD serta para insan pers.
 Dalam sambutannya yang berdasarkan surat edaran nomor : 339/KPU/VI/2016, Ketua KPUD Sumba Barat Daya menyampaikan perihal tentang pengendalian program pembentukan Rumah Pintar Pemilu. Dimana Rumah Pintar Pemilu merupakan sebuah konsep pendidikan pemilih yang dilakukan melalui pemanfaatan ruang dari suatu bangunan atau bangunan khusus untuk melakukan seluruh program / aktifitas project edukasi masyarakat. Di dalam Rumah Pintar Pemilu ini terdapat empat klasifikasi ruangan yang memiliki fungsi penayangan audio visual, ruang pamer, ruang simulasi, dan ruang diskusi. Keempat fungsi ruang ini tidak menjadi syarat mutlak, namun dapat dipadatkan menjadi satu, mempertimbangkan daya dukung dan ketersediaan sarana-prasarana pada masing-masing daerah. Tujuan Rumah Pintar Pemilu ini sendiri adalah guna meningkatkan partisipasi pemilih, baik secara kualitas maupun kuantitas dalam seluruh proses penyelenggaraan Pemilu, serta menjadi pusat informasi kepemiluan, mengedukasi masyarakat akan pentingnya pemilu. Akhirnya kegiatan inipun berakhir sekitar pukul 11.30 Wita serta berjalan dengan aman tertib dan lancar. 

PENGAWALAN PENYERAHAN NASKAH UJIAN NASIONAL TINGKAT SMA OLEH POLRES SUMBA BARAT

Telah dilaksanakan penyerahan Naskah Ujian Nasional Tingkat SMA, SMK, SMTK SMALB dan MA, Jumat tanggal 31 Maret 2017 di Ruang Intelkam Polres Sumba Barat sekitar pukul 09.15 Wita. Usai penyerahan, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian Naskah Ujian Nasional di wilayah Kecamatan Loli dan Kecamatan Tana Righu sebanyak 6 dos dan 20 keping CD. Kegiatan pengawalan penyerahan Naskah Ujian Nasional tingkat SMA / SMK, SMTK, SMALB dan MA Tahun ajaran 2016 / 2017 ini dilakukan sendiri oleh Korwas Sekolah Menengah Atas YULIUS DJAWAMARA, S.Pd dan Bapak SARINO, S.Pd dimana mendapatkan pengawalan oleh 1 Personil Anggota Sat Intelkam Brigpol MUHAMMAD IBRAHIM. Penyerahan Naskah Ujian Nasional tingkat SMA / SMK, SMTK, SMALB dan MA Tahun ajaran 2016 / 2017 dititipkan langsung di Mapolsek Loli yang diterima oleh Anggota piket jaga Brigpol WINFRIT S. GILI dan Polsubsektor Tana Righu yang diterima oleh anggota piket jaga Brigpol ALBERTI PAKAN. Giat inipun berakhir pada pukul 14.30 Wita dan berjalan dengan keadaan aman serta lancar. Dan selanjutnya, kegiatan serupa akan dilaksanakan di wilayah Kec. Wanukaka dan Kec. Lamboya tepatnya pada hari Sabtu tanggal 01 April 2017.

FRUSTRASI DAN DIKEJAR RASA BERSALAH, PEMUDA HABISI NYAWANYA SENDIRI

Telah terjadi kasus bunuh diri di Kampung Galumarada, Desa Anakalang, Kec. Katikutana, Kab. Sumba Tengah pada hari Jumat 31 Maret 2017 sekitar pukul 05.00 Wita. Peristiwa bunuh diri yang menimpa korban ELIASER UMBU BOTU SILI DINGU laki-laki berusia 33 tahun, Protestan, PNS, Kamp. Galumarada Desa Anakalang, Kec.Katikutana Kab. Sumba Tengah ini dilakukan di dalam rumah korban sendiri.
 Peristiwa ini bermula ketika hari Kamis tanggal 30 Maret 2017, korban mengajak kedua saksi (tantenya) Untuk tidur di rumahnya. Malam harinya korban melakukan perbincangan dengan para saksi, dan di setiap obrolannya korban selalu mengatakan “saya salah karena sudah menjual tanah” berulang-ulang kali. Keesokan harinya Jumat tanggal 31 Maret 2017 sekitar pukul 05.00 Wita bangun dari tempat tidur, para saksi melihat korban sedang menonton TV. Dan pada saat saksi menghampiri korban, korbanpun kembali berulang-ulang mengucapkan “saya salah, saya sudah yang salah, saya yang tanggung semua ini” sambil berjalan mengambil sebatang parang yang disimpan di atas lemari dekat korban. Setelah mendapatkan parang tersebut korban hendak menusuk badannya, namun sempat ditahan oleh saksi, dikarenakan kondisi saksi yang sudah tua, pada saat hendak menghalangi saksi terjatuh dan seketika itu juga korban langsung menikam dirinya sendiri sebanyak 2 kali dan mengenai bagian dada serta perut bagian kanan sehingga menyebabkan korban langsung meninggal dunia di TKP.

Kamis, 30 Maret 2017

TATAP MUKA BAPAK KAPOLRES SUMBA BARAT BESERTA JAJARAN BERSAMA BAPAK DANREM 161 WIRA SAKTI

Dalam rangka Gelar Tatap Muka Bersama Jajaran Personil Polres Sumba Barat dan seluruh Polsek di wilayah hukum Polres Sumba Barat, serta guna menjalin hubungan silahturahmi dan solidaritas antara TNI dan POLRI, hari ini Kamis 30 Maret 2017 pukul 11.00 Wita Bapak Danrem 161 Wira Sakti melakukan kunjungan ke Polres Sumba Barat. Kedatangan Danrem 161 Wira Sakti BRIGJEN TNI TEGUH MUJI ANGKASA, S.E, M. M beserta rombongan disambut langsung oleh Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN bersama Wakapolres Sumba Barat KOMPOL ROBI J. E HENUK serta para Kabag, Kasat dan Perwira. Tak hanya itu, penyambutan juga disertai Jajar Kehormatan oleh Personil Sabhara Dalmas Polres Sumba Barat. Selain Danrem 161 Wira Sakti, turut hadir beserta rombongan Pasi Intel Korem 161 Wira Sakti Kupang KOL .INF. YUDI PRANOTO, SH. MM dan Dandim 1613 Sumba Barat LETKOL INF. VIVIN ZUDI SARIFUDIN. Rombongan Danrem 161 Wira Sakti beserta Rombongan disambut dengan pengalungan kain adat Sumba oleh Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN dan dilanjutkan dengan ramah tamah di ruangan Bapak Kapolres Sumba Barat. Kegiatan dilanjutkan pada pukul 11.20 Wita Danrem 161 Wira Sakti beserta rombongan menuju ke Aula Polres Sumba Barat untuk melaksanakan gelar tatap muka bersama seluruh jajaran yang ada di Polres Sumba Barat yaitu para Kabag, Kasat, Perwira serta seluruh Personil Polres Sumba Barat.
 Gelar tatap muka ini dibuka langsung oleh Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN, dimana dalam arahannya Bapak menyampaikan materi terkait sitkamtibmas yang ada di wilayah hukum Polres Sumba Barat dimana mencakup 3 (tiga) Kabupaten yakni Kab. Sumba Tengah, Kab. Sumba Barat dan Kab. Sumba Barat Daya. Di sesi akhir kegiatan, Bapak Danrem 161 Wira Sakti memberikan Cinderamata kepada Bapak Kapolres Sumba Barat dan dilanjutkan dengan melakukan sesi foto bersama.

 Gelar tatap muka pun berakhir pada pukul 12.00 Wita dan berjalan dengan aman serta lancar. Dan rombongan Bapak Danrem 161 Wira Sakti pun segera melanjutkan kegiatan dengan melakukan kunjungan ke kantor Bupati Sumba Barat.

Rabu, 29 Maret 2017

BUAH KELAPA MEMBAWA LUKA



Pada Hari Rabu tanggal 29 Maret 2017 sekitar pukul 11.00 wita bertempat Desa Mali iha, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, terjadi perkelahian antara 2 (dua) orang lelaki yang berakhir dengan saling membacok. Kejadia tersebut bermula seorang lelaki berinisial LLH memetik buah kelapa, kemudian datanglah seorang lelaki berinisial WMK menegur LLH, karena tidak terima di tegur oleh pemilik kebun, terjadilah pertengkaran oleh kedua lelaki tersebut. Tidak lama kemudian setelah bertengkar mulut, kedua lelaki tersebut akhirnya saling membacok menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan kedua lelaki tersebut mengalami luka pada bagian tumit kaki kiri dan pada bagian pergelangan tangan kiri.

Selasa, 28 Maret 2017

KOS - KOSAN DITINGGAL PEMILIK, BARANGPUN RAIB DIGONDOL PREDATOR ELEKTRONIK



Pada tanggal 28 Maret 2017 sekitar pukul 02.00 Wita Saat ditinggal pergi oleh pemilik, sebuah  kamar kos di Desa Bondo Kodi, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat daya raib dimasuki maling.
Adapun barang yang dibawa pergi oleh maling yang masih menjadi buronan berupa 1 (satu) unit TV Led merk Polytron, 2 (dua) unit speaker, 1 (satu) unit reciver  K- Vision, 1 (satu) unit alat cas Leptop dan 1 (satu) unit printer merk Canon.
Sampai saat ini polisi terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

KELOMPOK PERAMPOK BERKEDOK PEMBELI MULAI BERAKSI. WASPADA..!!!



Pada hari Selasa 28 Maret 2017 sekitar pukul 20.00 Wita telah terjadi perampokan di Kampung Pemuda, Desa Kalimbukaha, Kecamatan Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat daya.
Awalanya korban sedang berdiri santai diteras depan rumah, kemudian ada 4 (Empat) orang pemuda menghampiri korban An. Agus Sulistiwan 47 tahun dengan alasan ingin membeli rokok di kios milik korban, tanpa diduga pembeli rokok tersebut langsung mencabut parang dan menodong pemilik kios tersebut sehingga sempat mengenai jari telunjuk kiri  Agus sulistiwan. Dalam keadaan terluka, korban disuruh masuk kedalam rumah dengan tangan yang diikat oleh para pelaku perampokan, kemudian para pelaku mengambil sejumlah uang dan barang dari kios tersebut lalu pergi. Setelah para pelaku melarikan diri, korbanpun berteriak meminta tolong sambil menyebut nama salah seorang pelaku perampokan berinisial  RB  yang sempat dikenali korban. Terkait kasus perampokan tersebut, Kepolisian Sektor Laura terus melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku berinisial RB yang saat ini berstatus buronan.

Senin, 27 Maret 2017

HARI KE 14 PENDAFTARAN CALON SISWA ANGGOTA POLRI TAHUN 2017 DI POLRES SUMBA BARAT

 
Pendaftaran Penerimaan Calon Siswa Anggota Polri Tahun 2017 telah bergulir dimulai dari tanggal 14 Maret 2017 sampai dengan 15 April 2017. Pendaftaran Penerimaan Calon Siswa Anggota Polri Tahun 2017 ini dilakukan serentak di seluruh wilayah di Indonesia tak terkecuali di wilayah hukum Polres Sumba Barat. Hari ini Senin 27 Maret 2017 merupakan hari ke 14 pendaftaran, dimana Polres Sumba Barat telah menyeleksi sebanyak 66 pendaftar yang terdiri dari pendaftar Akpol 3 orang, Bintara sebanyak 44 orang , Polwan 13 orang dan Tamtama 6 orang. Dari kesemua pendaftar sangat disayangkan ada 34 pendaftar yang tidak memenuhi persyaratan yang ada dan harus dipenuhi. Untuk itu melalui media ini Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN menghimbau dan mengharapkan untuk masyarakat, khususnya putra putri daerah yang ada di wilayah hukum Polres Sumba Barat untuk lebih memperhatikan dengan seksama segala persyaratan dan tata cara pendaftaran yang ada. Dengan harapan para pendaftar bisa lolos tahapan demi tahapan yang harus dilewati untuk menjadi Calon Anggota Polri.

POLISI TURUT WENGAWASI PENGGANDAAN SOAL UJIAN



Penggandaan soal ujian sekolah SMP/Mts oleh CV DWI GOLDEN Dan dilanjutkan dengan proses penyortiran Soal ujian sekolah sampai pada proses pengiriman, dimana kegiatan penggandaan di lakukan pada kamis tanggal 23 Maret 2017 dan berakhir pada hari Senin 27 maret 2017.
Satuan  Intelkam Polres Sumba Barat bersama Unit Intelkam Polsek Loura  melakukan deteksi dini terhadap pihak dinas PPO kab sumba barat daya maupun PIHAK-CV DWI GOLDEB, deteksi dini dilakukan guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan sehingga terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

Minggu, 26 Maret 2017

SEPAK TERJANG DIVISI HUMAS POLRES SUMBA BARAT

Polres Sumba Barat merupakan Instansi Kepolisian yang menaungi 3 kabupaten yang ada di pulau Sumba, yaitu Kabupaten Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya. Banyak kiprah yang telah dilakukan dan dihasilkan oleh Instansi Kepolisian yang dipimpin oleh Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN selaku pengayom seluruh masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Sumba Barat. Salah satu wujudnya yaitu kiprah daripada divisi Humas Polres Sumba Barat. Seperti namanya Humas yang berarti hubungan masyarakat, tupoksi divisi ini berkaitan dan berhubungan langsung dengan masyarakat. Dimana divisi Humas merupakan penjembatan hubungan antara instansi Polres Sumba Barat dengan seluruh masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Sumba Barat. Banyak karya yang sudah dihasilkan oleh divisi ini guna lebih dekat dengan masyarakat, sebut saja Tribrata News Sumba Barat, Facebook, twitter, instagram, blogspot Kesemua ini merupakan Media Sosial, dimana masyarakat bisa langsung mengakses dan mengetahui serta mendapatkan informasi tentang Polres Sumba Barat. Tak dapat ditampik, berkat divisi Humas dan melalui ajang Media Sosial ini, masyarakat menjadi tahu dan mengenal apa dan bagaimana aktivitas serta kegiatan yang ada di Polres Sumba Barat. Selalu memperbaharui serta mengupdate berita, kejadian serta informasi yang ada menjadi rutinitas yang dilakukan divisi ini setiap harinya dan setiap saat tanpa mengenal waktu. Tanpa lelah, Humas Polres Sumba Barat akan terus melayani masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah hukum Polres Sumba Barat. Semua ini tak luput, berkat tangan dingin serta bimbingan dari Bapak Kapolres Sumba Barat yang selalu menginginkan dan berujar 'kita Polisi harus dekat dengan masyarakat'.
Polres Sumba Barat merupakan Instansi Kepolisian yang menaungi 3 kabupaten yang ada di pulau Sumba, yaitu Kabupaten Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya. Banyak kiprah yang telah dilakukan dan dihasilkan oleh Instansi Kepolisian yang dipimpin oleh Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN selaku pengayom seluruh masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Sumba Barat. Salah satu wujudnya yaitu kiprah daripada divisi Humas Polres Sumba Barat. Seperti namanya Humas yang berarti hubungan masyarakat, tupoksi divisi ini berkaitan dan berhubungan langsung dengan masyarakat. Dimana divisi Humas merupakan penjembatan hubungan antara instansi Polres Sumba Barat dengan seluruh masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Sumba Barat. Banyak karya yang sudah dihasilkan oleh divisi ini guna lebih dekat dengan masyarakat, sebut saja Tribrata News Sumba Barat, Facebook, twitter, instagram, blogspot Kesemua ini merupakan Media Sosial, dimana masyarakat bisa langsung mengakses dan mengetahui serta mendapatkan informasi tentang Polres Sumba Barat. Tak dapat ditampik, berkat divisi Humas dan melalui ajang Media Sosial ini, masyarakat menjadi tahu dan mengenal apa dan bagaimana aktivitas serta kegiatan yang ada di Polres Sumba Barat. Selalu memperbaharui serta mengupdate berita, kejadian serta informasi yang ada menjadi rutinitas yang dilakukan divisi ini setiap harinya dan setiap saat tanpa mengenal waktu. Tanpa lelah, Humas Polres Sumba Barat akan terus melayani masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah hukum Polres Sumba Barat. Semua ini tak luput, berkat tangan dingin serta bimbingan dari Bapak Kapolres Sumba Barat yang selalu menginginkan dan berujar 'kita Polisi harus dekat dengan masyarakat'.

AYO JADI POLISI

PEMBUKAAN PENDAFTARAN PENERIMAAN CALON ANGGOTA POLRI DI POLRES SUMBA BARAT

Sabtu, 25 Maret 2017

Sosialisasi Penerimaan Calon Siswa Anggota Polri Tahun 2017 di SMKN Wanukaka

Bersamaan dengan diselenggarakannya Penerimaan Calon Siswa Anggota Polri Tahun 2017, hari ini Sabtu tanggal 25 Maret 2017 bertempat di aula SMKN Wanukaka Kecamatan Wanukaka Kabupaten Sumba Barat, telah digelar Sosialisasi terkait Penerimaan Calon Siswa Polri Tahun 2017. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 Wita sampai dengan pukul 10.40 Wita ini dipimpin langsung oleh Bapak Kapolsek Wanukaka beserta Ps. Kanit Bimas Wanukaka Bripka BENI KUSWANTO. Dalam arahannya Bapak Kapolsek menjelaskan tentang tata cara pelaksanaan serta prosedur yang harus dilakukan dan dipenuhi terkait pendaftaran sebagai Calon Siswa Anggota Polri Tahun 2017. Selama kegiatan berlangsung para siswa terlihat antusias, bahkan dari 47 siswa yang mengikuti sosialisasi ada 14 siswa berkeinginan untuk segera mendaftar sebagai Calon Siswa Anggota Polri Tahun 2017. Tak hanya itu, lebih spesifik Bapak Kapolsek juga mengarahkan kepada seluruh siswa yang hadir untuk mendaftar di Polres Sumba Barat khususnya pada fungsi SUMDA. Tak hanya terlihat keceriaan dari wajah para siswa, para guru pun tampak sangat senang dengan kegiatan sosialisasi ini. Karena dengan diselenggarakannya kegiatan ini anak didik mereka bisa menentukan masa depan mereka, dan mereka tidak lagi gamang dalam mengambil langkah. Giatpun berakhir dengan kemeriahan dan kepuasan pada kedua belah pihak serta berjalan dengan tertib dan lancar

Sosialisasi Aplikasi “Polisi Katong” pada Seluruh Jajaran Polsek di Wilkum Polres Sumba Barat




Menindaklanjuti hasil dari Kegiatan Operasionalisasi Aplikasi “Polisi Katong” yang dilaksanakan di Aula Ditlantas Polda Nusa Tenggara Timur pada tanggal 15 Maret 2017, hari ini Rabu 22 Maret 2017 bertempat di Aula Polres Sumba Barat tepat pada pukul 09.00 Wita telah digelar Sosialisasi Operasionalisasi Aplikasi “Polisi Katong” di Wilayah Hukum Polres Sumba Barat. Kegiatan yang dilaksanakan atas perintah Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN ini dihadiri oleh Para Kabag dan diikuti oleh seluruh jajaran Kapolsek yang ada di wilayah hukum Polres Sumba Barat beserta operator yang akan bertugas menjalankan Aplikasi “Polisi Katong” di masing-masing Polsek. Pada kesempatan ini Ps. Paur Humas Polres Sumba Barat Brigpol FARIS BUDIONO bersama Ps. Kaur Mintu Satlantas Brigpol YULIANUS ULI RIWU berkesempatan mempresentasikan kinerja daripada Aplikasi “Polisi Katong” ini. Serta dibantu oleh dua anggota Humas Briptu I GEDE EKA KUMBARA dan Bripda I PUTU PASEK untuk membagikan form terkait aplikasi tersebut.
 Seperti yang sudah diketahui, aplikasi ini merupakan program dan terobosan yang telah diluncurkan oleh Polda Nusa Tenggara Timur. Pada presentasinya, presentator juga menjelaskan bahwasanya aplikasi ini akan tersedia di Google Play dan bisa di download melalui Hand Phone berbasis Android, dimana ini dapat memudahkan masyarakat umum untuk mengakses aplikasi ini. Tak hanya itu, aplikasi yang memiliki 10 fitur, yaitu Peta, Kantor Polisi, Pengaduan, Call Center, Apps Polres, Berita, Anti Trafficking, SIPRA, DPO dan Panic Button ini diharapkan dapat memberikan pelayanan dan keamanan maksimal bagi masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Sumba Barat.
 Masih berdasarkan uraian yang disampaikan presentator, Aplikasi “Polisi Katong” ini merupakan aplikasi yang cukup proaktif, dimana merupakan bagian dari sebuah artificial intelligence yang diciptakan guna mendekatkan Polri dengan masyarakat terkait pemberian pelayanan hukum. Dan diharapkan dengan hadirnya Aplikasi Android Polda NTT ini dapat meningkatkan pelayanan Polri kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur pada umumnya dan masyarakat di wilayah hukum Polres Sumba Barat pada khususnya.

2 Pelaku Beserta 3 Unit Motor Hasil Curian Berhasil Diamankan Tim Polsek Loura

Berita Lengkap Kunjungi Kami  "klik"