Rabu, 08 Februari 2017

Peran CCTV, Pencuri HP Dengan Cepat Ditangkap Oleh Anggota Polsek Katikutana


  Telah terjadi kasus pencurian HP pada sebuah counter yang berjualan HP di daerah Pasar Inpres Anakalang, Desa Anakalang, Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah. Kejadian pencurian 2 (dua) buah HP ini terjadi 2 (dua) hari yang lalu, tepatnya pada hari Rabu tanggal 6 Februari 2017 sekitar pukul 19.30 Wita di Counter Riski CELL milik korban an. Muhammad, 32 tahun, Islam, Wiraswasta, alamat Km 8 Beradolu,  Desa Beradolu Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.

  Berdasarkan cerita korban, kejadian berawal pelaku datang ke counter miliknya dan berpura-pura hendak membeli HP, yang mana penjaga counter pun melayani pelaku dan menunjukan 2 buah HP untuk dilihat oleh pelaku yaitu HP merk MAXTRON V 7, dan HP MITO 270. Melihat situasi dan suasana counter serta sekitarnya sepi, pelaku yang telah memegang 2 buah HP tersebut langsung lari dan membawa kabur HP tersebut. Atas kejadian pencurian ini, korban mengalami kerugian materiil sejumlah Rp. 1.100.000,00, dan korbanpun melaporkan kasus pencurian yang menimpanya, hari ini Rabu 8 Februari 2017 sekitar pukul 12.30 Wita ke Polsek Katikutana. Atas laporan tersebut, anggota Polsek Katikutana langsung melakukan pencarian terhadap pelaku, dan tak lama anggota Polsek pun melihat pelaku sedang berada di sekitar Pasar Anakalang dan pihak Polsek Katikutana segera melakukan penangkapan terhadap pelaku yang selanjutnya mengamankannya di ruang tahanan Mapolsek Katikutana. 
  Pelaku dapat dengan cepat dikenali dan ditangkap karena peran CCTV yang berada di dalam counter, dimana melalui rekaman CCTV ini aksi pencuri dan wajahnya dapat dengan mudah dikenali, sehingga memudahkan anggota Polsek Katikutana dalam melakukan pencarian dan penangkapan pelaku. (08022017ressb.doc)

Sumba Barat Gelar "Turnamen Badminton Imlek Cup Sumba Barat Tahun 2017"


  Kemeriahan perayaan Imlek di Sumba Barat tahun ini terasa berbeda, tak seperti perayaan pada tahun-tahun sebelumnya. Karena dalam rangka memeriahkan Hari Raya Imlek 2568 tahun 2017, Kabupaten Sumba Barat telah menggelar "Turnamen Badminton Imlek Cup Sumba Barat Tahun 2017". Turnamen diselenggarakan hari ini 8 Februari 2017 pada pukul 17.30 Wita di Gedung Olahraga Kabupaten Sumba Barat, dimana Bapak Bupati Sumba Barat yang membuka langsung turnamen badminton ini. 
  Turut hadir memeriahkan acara pembukaan "Turnamen Badminton Imlek Cup Sumba Barat Tahun 2017" Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN, Dandim 1613 Sumba Barat dan Kajari Sumba Barat serta Ketua Pelaksana "Turnamen Badminton Imlek Cup Sumba Barat Tahun 2017". Tak lupa seluruh warga Sumba Barat pun menyambut dengan gembira gelar turnamen badminton ini. (08022017ressb.doc)

Kecerobohan Seorang Pengendara Mengakibatkan Nenek 60 Tahun Tewas Saat Menyeberang

  Telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara pejalan kaki dan pengendara sepeda motor pada hari Rabu tanggal 8 Februari 2017 sekitar pukul 08.30 Wita. Kecelakaan maut ini terjadi pada jalan jurusan Kodi Kampung Pukapulota, Desa Watukawula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, dimana kecelakaan ini memakan korban pejalan kaki meninggal dunia oleh pengendara motor Jupiter MX. Korban pejalan kaki yang meninggal adalah PEDA MAWO, usia 60 tahun, Katholik, Tani, Kampung Omba Tana Rara, Desa Watukawula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya. Ada beberapa saksi yang menyaksikan langsung kejadian kecelakaan lalu lintas ini.
  Menurut keterangan para saksi, kejadian bermula dimana pada saat korban an. PEDA MAWO hendak menyeberang jalan untuk menumpang minibus Nusa Indah menuju Kodi, dan pada saat yang bersamaan melajulah sepeda motor Yamaha Jupiter MX dari arah Kodi menuju ke Waitabula yang dikendarai oleh terlapor bersama 1 (satu) orang teman yang diboncengnya dan langsung menabrak korban, sehingga menyebabkan korban terjatuh dan mengalami luka pada kepala bagian belakang. Korbanpun segera dilarikan ke Rumah Sakit Karitas Waitabula, namun disayangkan nyawa korban tidak tertolong yang akhirnya meninggal dunia. Disinyalir kecelakaan terjadi selain jalan yang licin, juga dikarenakan terlapor atau pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang kurang berhati-hati.
  Mengingat kronologis kejadian berdasarkan keterangan para saksi, tidak menutup kemungkinan keluarga korban akan mencari pelaku pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter MX yang masih dalam proses penyelidikan untuk melakukan aksi balas dendam, dimana ini dapat mengakibatkan proses hukum laka lantas menjadi terhambat. Untuk itu Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN memerintahkan Kapolsek Loura dan jajarannya agar selalu dan lebih sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang kesadaran berlalu lintas guna menekan terjadinya laka lantas di wilayah hukum Polsek Loura. Dan saat ini Satuan Intelkam Polsek Loura tetap melakukan deteksi dini dan penggalangan terhadap keluarga korban laka lantas agar mempercayakan sepenuhnya kasus laka lantas ini kepada unit laka lantas Polres Sumba Barat guna menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Polsek Loura agar tetap aman dan kondusif. (08022017ressb.doc)

Senin, 06 Februari 2017

Cuaca Tak Bersahabat, Kembali Sumba Dirundung Bencana Alam


  Cuaca tak menentu dan cenderung ekstrim memang tengah melanda dan mengusik ketenangan masyarakat Sumba. Setelah kejadian bencana alam tanah longsor dan banjir, hari ini Senin 6 Januari 2017 sekitar pukul 20.00 Wita, tiupan angin kencang menerjang bengkel milik TRI WINARNO, RT.05, Kel. Sobawawi, Kec. Loli, Kab. Sumba Barat. Hembusan kencang angin ini telah meluluh lantakkan bangunan bengkel semi permanen berukuran 14 m x 40 m hingga rusak parah. Bencana ini mengakibatkan kendaraan berjumlah 8 (delapan) unit yang terparkir di dalam bangunan bengkel tersebut tertimpa rangka bangunan yang terbuat dari bambu dan beratapkan seng. Adapun jenis-jenis kendaraan yang tertimpa di dalam bangunan yakni : Kijang LGX, Suzuki Futura Pick Up, Isuzu Panther Hi Sporty sebanyak 2 (dua) unit, Toyota Hard Top, Sedan Corola Twin Cham, Taft Hi Line dan Kijang Ambulance Puskesmas milik Pemda Kab. Sumba Barat Daya. Selain kerusakan di dalam bangunan, dampak dari hembusan angin ini menyebabkan atap seng berterbangan dan mengenai pengendara bermotor saat melintas di depan bengkel, adapun identitas korban adalah :

  • LIDIA BAWO NIGA, 43 tahun, Kristen Protestan, PNS, Alamat Desa Weerame, Kec. Wewewa Tengah, Kab. Sumba Barat Daya, dimana korban mengalami luka robek pada bagian pipi sebelah kanan dan cidera otot pada kaki bagian kanan.
  • AGUSTINUS DAPA TAKA, 53 tahun, Kristen Protestan, PNS, Alamat Desa Weerame, Kec. Wewewa Tengah, Kab. Sumba Barat Daya, dimana korban mengalami luka lecet pada bagian siku kanan dan mengalami cidera otot pada bagian tubuh sebelah kanan (sakit badan).
  Perlu diketahui bahwasanya TRI WINARNO merupakan pemilik bengkel sedangkan pemilik tanah dimana bengkel ini berdiri adalah BAPAK ANDE OWON, 52 tahun, Agama Kristen Katholik, Alamat Km.3, Kel. Sobawawi, Kec. Loli, Kab. Sumba Barat. Sedangkan saksi selain pemilik bengkel dan pemilik tanah adalah HERI, 33 tahun, Islam, Alamat Km3, Kel. Sobawawi.  


  Sementara kerugian meteriil yang dialami korban akibat bencana alam ini diperkirakan sekitar Rp.200.000.000, dan pihak petugas PLN Waikabubak juga telah melakukan upaya pemutusan arus listrik mengingat situasi sampai saat ini masih dilakukan upaya pembersihan puing-puing bangunan. Namun selain kerugian tersebut diatas, dikhawatirkan dengan adanya korban luka-luka akibat bencana alam ini tidak menutup kemungkinan pihak keluarga korban akan melakukan upaya tindakan anarkis. Untuk itu, Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN mengharapkan kepada pihak Kelurahan Sobawawi agar dapat melakukan upaya pendataan dan berkoordinasi kepada pihak korban untuk melakukan upaya pendekatan kepada korban dan keluarga korban sehingga tidak berimbas kepada tindakan main hakim sendiri mengingat kejadian tersebut merupakan bencana alam dan bukan unsur kesengajaan. Sedangkan dari dari pihak Satuan Intelkam Polres Sumba Barat juga akan tetap melakukan Deteksi Dini dan Deteksi Aksi terkait dampak dari permasalahan bencana alam ini mengingat dalam kejadian bencana, terdapat korban luka-luka sehingga permasalahan tersebut tidak meluas kepada situasi kamtibmas. (06022017resb.doc)

Jumat, 03 Februari 2017

Cuaca Ekstrim Akibatkan Banjir Hingga Ketinggian 3 Meter di KM 12



  Sepanjang hari Sumba diguyur hujan yang cukup deras dan tak henti-henti. Deras dan tingginya curah hujan di musim penghujan kali ini tak hanya menyebabkan bencana tanah longsor yang telah terjadi di KM 6, namun juga menyebabkan bencana banjir di KM 12 tepatnya di Desa Kadi Wano, Kec. Wewewa Timur, Kab. Sumba Barat Daya. Bencana banjir telah melanda wilayah sekitar KM 12 hari ini Jumat 3 Februari 2017,sekitar pukul 16.30 Wita. Banjir dengan ketinggian air yang mencapai 1 - 3 meter telah menghantam rumah warga dan ruas jalan raya sepanjang sekitar 1 kilo meter. Banjir yang merendam dan menggenangi rumah, mengakibatkan beberapa warga korban banjir mengungsi ke rumah keluarga mereka yang terdekat, tak hanya itu banjir yang menggenangi jalan rayapun menyebabkan arus lalu lintas macet total.


  Terkait bencana banjir yang melanda wilayah KM 12 ini, Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN segera memerintahkan jajaran anggotanya khususnya para Bhabinkamtibmas untuk terjun langsung ke tempat terjadinya bencana banjir guna memberi pertolongan kepada para korban serta mengatur lalu lintas yang macet total, dimana ini merupakan akses utama dan jalan satu-satunya yang selalu dilewati masyarakat Sumba.


  Beruntung tak ada korban jiwa pada bencana banjir ini, mengingat begitu tingginya genangan air. Sementara belum diketahui secara pasti berapa  kerugian materiil maupun non materiil yang yang diderita para korban akibat dari bencana banjir kali ini. Terkait cuaca ekstrim yang akhir-akhir ini menyelimuti bumi Sumba tercinta, Bapak Kapolres berpesan kepada warga untuk selalu waspada dan sigap terhadap bencana yang akan datang. Dan untuk para anggota di jajarannya, Bapak Kapolres pun memerintahkan untuk selalu standby dan siaga manakala terjadi bencana alam. Besar harapan kita semua ini merupakan bencana terakhir yang menimpa masyarakat Sumba, ujar Bapak AKBP MUHAMAD ERWIN. (03022017ressb.doc)



Rabu, 01 Februari 2017

Curah Hujan Yang Tinggi Akibatkan Tanah Longsor di KM 6


  Akhir-akhir ini bumi Sumba tercinta selalu diguyur hujan yang terus menerus dan berkepanjangan. Tak ayal, mengingat kondisi geografis wilayah Sumba yang bertebing ditambah dengan tingginya curah hujan, pagi ini di wilayah KM 6 telah terjadi bencana tanah longsor. Akibat dari adanya pergeseran struktur tanah ini, jalan raya di KM 6 mengalami keretakan dimana hampir memakan separoh jalan.

  Berkenaan karena bencana tanah longsor ini terjadi di wilayah hukum Polres Sumba Barat, maka Bapak Kapolres AKBP MUHAMAD ERWIN segera memerintahkan jajaran anggotanya untuk bertugas di tempat kejadian. Dengan sigap para anggota Polres Sumba Barat pun mendatangi tempat kejadian bencana tanah longsor guna melakukan penyelamatan, pertolongan dan relokasi jika dibutuhkan mengingat bencana ini telah merusak jalan utama KM 6. Dimana jalan yang retak ini merupakan jalan satu-satunya akses warga dalam melakukan aktivitasnya. Polisi juga telah memasang garis polisi untuk memberi batasan bagi para pengguna jalan, agar terhindar dari jalan yang retak akibat bencana tanah longsor. (02022017ressb.doc)

Analisa Dan Evaluasi Anggaran Pada Satker Polres Sumba Barat Tahun Anggaran 2017 Serta Pemberian Penghargaan Pada Babinkamtibmas Berprestasi Oleh Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN


  Di awal tahun ini seluruh Satuan Kerja akan disibukkan terkait perolehan Anggaran Tahun 2017, tak terkecuali Satuan Kerja Polres Sumba Barat. Hari ini Rabu 1 Februari 2017 sekitar pukul 10.00 Wita, dipimpin langsung oleh Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP MUHAMAD ERWIN telah diselenggarakan Kegiatan Analisa dan Evaluasi Anggaran Pada Satuan Kerja Polres Sumba Barat Tahun Anggaran 2017 di Aula Polres Sumba Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran Polres Sumba Barat, antara lain Waka Polres, Kabag Ops, Kabag Ren, Kabag Sumnda, Kasat Intelkam, Kasat Narkoba, Kasat Sabhara, Kasat Reskrim, para jajaran Kapolsek, Kasi Propam, Kasium dan Kaur Mintum.

  Kegiatan pagi ini membahas banyak hal terkait rencana pelaksanaan anggaran tahun 2017, mulai dari perencanaan, penyerapan, dan perubahan anggaran hingga pelaksanaan kegiatan. Tak hanya itu, secara spesifikasi Bapak Kapolres juga menyampaikan dan mengharapkan hal-hal sebagai berikut :
  • Kertas Kerja dan TOR/RAB yang sudah dibagikan agar dipahami dan dipelajari oleh seluruh jajaran Polres Sumba Barat.
  • Mengumpulkan Nota Dinas Revisi Anggaran Kepada Kapolres Sumba Barat selaku KPP dengan Tembusan Kabag Ren Polres Sumba Barat jika ditemukan anggaran atau kegiatan yang dalam pelaksanaan penyerapan anggaran atau pelaksanaan kegiatannya mengalami kendala/hambatan maupun kegiatan anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
  • Konsisten terkait sistematika penyerapan anggaran yang disepakati setiap tanggal 25 atau akhir bulan, dimana para Kasub Satker harus mengumpulkan Rencana Kebutuhan untuk bulan berikut dan Perwabku untuk bulan sebelumnya atau pertanggungjawaban kegiatan yang sudah dilaksanakan.


  Pada sesi akhir kegiatan, Bapak Kapolres AKBP MUHAMAD ERWIN memberikan penghargaan berupa kambing kepada para Babinkamtibmas berprestasi. Babinkamtibmas berprestasi ini terdiri dari :
  1. Babinkamtibmas Polsek Wewewa Timur, menerima kambing sebanyak 3 ekor.
  2. Babinkamtibmas Polsek Loli, menerima kambing sebanyak 6 ekor.
  3. Babinkamtibmas Mamboro, menerima kambing sebanyak 3 ekor.



  Kegiatanpun berakhir pada pukul 11.00 Wita serta berjalan dalam kondisi aman tertib dan lancar. (01022017ressb.doc)

Selain Tinjau Vaksinasi, Kapolri Saksikan Langsung Donor Plasma Konvalesen

Jakarta. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan tinjauan vaksinasi di Polda NTT sekaligus menyaksikan langsung donor plasma konvale...