Jumat, 21 April 2017

AKSI PENCURIAN HEWAN TERNAK KEMBALI TERJADI, TINGKATKAN KEWASPADAAN



Mendengar adanya pencurian hewan ternak di Kabupaten Sumba Barat bukan lagi sesuatu yang mengagetkan, ini sudah menjadi sebuah perinstiwa yang seringkali terjadi. Pada Hari Kamis tanggal 20 April 2017, sekitar pukul 03.00 Wita, sebuah tindak pidana pencurian hewan ternak (Babi) milik Agustinus di Kampung Watu Poyo Desa Waimakaha Kecamatan Kodi Balaghar Kabupaten Sumba Barat Daya. Dengan adanya percurian hewan ternak (babi) tersebut, warga di kampung tersebut ikut untuk membantu pencarian hewan ternak tersebut, setelah beberapa waktu dicari, ditemukanlah hewan ternak tersebut disekitar rumah seorang lelaki berinisial RK, tanpa membuang waktu korban dan para warga langsung menginformasikan penemuan hewan ternak tersebut kepaka Kepala Dusun setempat. Sesampainya dirumah Kepala Dusun, saudara RK langsung memberitahukan bahwa babi tersebut di dibawa oleh 2 (dua) orang lelaki yakni saudara AM dan DDP, dan mengikatnya di sekitar rumah saudara RK. Setelah beberapa saat, pelaku berinisial AM langsung diringkus dan pelaku DDP berhasil melarikan diri. Pelaku yang diringkus langsung dibawa ke polsek Kodi Pangedo. Kepolisian Sektor Kodi Bangedo terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut dan tersangka yang sempat melarikan diri.

Kamis, 20 April 2017

PARANG IKUT BICARA , MASALAH BERAKHIR TRAGIS

Kejadian tersebut bermula dari bertemunya saudara LD yang hendak pulang kerumah dengan seorang laki – laki berinisial LLD  di Kampung Prai Kajowa, Desa Tebara, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat sekitar pukul 09.00 Wita. Pada saat saudara LD dan LLd bertemu, tanpa diduga saudara LLD mengeluarkan bahasa yang kurang berkenan (memaki) kepada LD dan sempat mengancam “ kau tunggu saya dirumahnya kau sebentar”, namun saudara LD tidak menghiraukan makian ataupun bahasa ancaman yang dilontarkan saudara LLD, saudara LD pun melanjutkan perjalanannya kembali kerumah.
Sekitar pukul 16.30 Wita, saudara LD bersama kedua temannya yakni saudara SSK dan ASB sedang duduk – duduk  di depan rumah (bale - bale) LD, saudara LLD mendatangi rumah dari saudara EDB (keponakan LLD) yang berdekatan dengan rumah LD. Sesampainya dirumah saudara EDB, saudara LLD lagi – lagi mengeluarkan bahasa yang memaki saudara LD, mendengar dirinya dimaki oleh saudara LLD, LD bersama SSK dan ASB mendatangi rumah milik EDB tempat keberadaan saudara LLD. Sesampainya LD dirumah EDB, LD langsung bertanya kepada EDB  mengapa dirinya di maki oleh LLD, berawal dari pertanyaan itulah terjadi pertengkaran mulut antara LD yang ditemani kedua temannya yakni SBK dan ASB melawan EDB. Tidak hanya sampai disitu, pertengkaran tersebut berakhir dengan perkelahian menggunakan senjata tajam (parang) yang berakibat saudara LD, SBK dan EDB harus dilarikan kerumah sakit karena terkena senjata tajam (parang). Melihat kejadian tersebut, saudara LLD langsung melarikan diri. Sampai saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh Polres Sumba Barat.



Rabu, 19 April 2017

BHABINKAMTIBMAS TERUS MELAKSANAKAN SAMBANG DALAM MENCIPTAKAN HARKAMTIBMAS



Lagi, Giat Bhabinkamtibmas polres sumba barat. Tak henti-hentinya Bhabinkamtibmas terus melakukan penyeluhan kepada masyarakat agar mau bersama- sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Sumba terkhususnya Sumba Barat. Kali ini giat Bhabinkamtibmas yang di lakukan oleh Bripka Arjiko dari Polsek L  tetap aman dan tertib sehingga dapat tercipta suasana yang tentram dan damai juga mengimbau kepada masyarakat agar membantu tugas pihak Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Kegiatan tersebut di laksanakan di kampung Tamalinjak dan Kampung Ada Lara Desa Beradolu Kecamatan Loli, Kabupaten sumba barat.    Sementara itu, Kapolres Sumba barat AKBP Muhammad Erwin mengatakan, melalui kegiatan sambang ini diharapkan dapat terjalin sinegritas kemitraan antara pihak Kepolisian dengan masyarakat, sehingga masyarakat dapat membantu tugas Polri dalam menjaga kondusifitas Kamtibmas.

oli. Kegiatan itu dilaksanakan pada hari rabu tanggal 19 april 2017 siang hari tadi. Kegiatan sambang tersebut selain sebagai ajang bersilaturahmi, juga sebagai salah satu cara untuk mendengarkan saran dan masukan dari masyarakat. Tak hanya itu melalui kegiatan tersebut para Bhabinkamtibmas juga menyampaikan imbauan Kamtibmas agar masyarakat bersama-sama tetap saling menjaga lingkungan supaya

BHABINKAMTIBMAS MENJADI GARDA TERDEPAN DALAM KEBERHASILAN POLRI



Seiring berkembangnya jaman, tindak kejahatan disuatu wilayahpun semakin meningkat yang artinya tugas dari pihak keamanan seperti Polisi akan menjadi semakin berat. Dengan semakin beratnya tugas yang diembankan kepolisian, strategi – strategi kepolisianpun mulai bermunculan, seperti dibentuktuknya Bhayangkara pembinaan keamanan dan ketertiban Masyarakat atau yang  biasa dikenal dengan nama Bhabinkamtibmas. Anggota bhabinkamtibmas tersebut ditugaskan untuk melakukan pembinaan di setiap Desa Maupun Kelurahan. Ini merupakan sebuah bentuk langkah dari pihak Kepolisian dalam mendekatkan diri pada Masyarakat untuk saling bekerjasama dalam menjaga maupun menciptakan keamanan dan ketertiban. Terciptanya sebuah kamtibmas ditengah Masyarakat menjadi sebuah tanggung jawab sebagai seorang Anggota Bhabinkamtibmas. Tidak sampai disitu, Anggota Bhabinkamtibmaspun diembankan tugas untuk mampu menciptakan sebuah gerakan perubahan yang positif ditengan Masyarakat maupun lingkungan. Dalam instansi Kepolisian saat ini, Bhabinkamtibmas menjadi garda terdepan yang mencerminkan sebuah keberhasilan Polri baik ditingkat Mabes, Polda, maupun Polres. Seperti contoh di Polda Nusa Tenggara Timur tepatnya di Polres Sumba Barat, AKBP Muhamad Erwin selaku Kapolres Sumba Barat tiada henti – hentinya memotifasikan Anggota Bhabinkamtibmas agar bekerja semaksimal mungkin untuk bersinergi dengan Masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang lebih baik.

Selasa, 18 April 2017

GIAT SAMBANG MENJADI SALAH SATU STRATEGI KAPOLRES SUMBA BARAT DALAM MENCIPTAKAN KAMTIBMAS YANG KONDUSIF

 

Seperti yang kita ketahui dari berita media, cerita maupun data Kepolisian Resor Sumba Barat bahwa beberapa waktu terakhir wilayah Kabupaten Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat Daya rawan akan kejahatan, mulai dari pencurian kendaraan bermotor, pencurian hewan sampai pada perampokan. Dengan terganggunya kamtibmas, ini menjadi tanggung jawab kita bersama khususnya pihak kepolisian sebagai pengemban tugas harkamtibmas. Dengan demikian, Bapak Kapolres Sumba Barat memerintahkan para Anggota Bhabinkamtibmas untuk selalu memberikan sosialisasi bagaimana kerjasama antara Masyarakat dan Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban dalam suatu wilayah. Meneruskan penyampaian Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP Muhamad Erwin, pada tanggal 19 April 2017 sekitar pukul 10.30 Wita Bripda Erwinto Rihi melaksanakan sambang diDesa Weeluri Kecamatan Mamboro Kabupaten Sumba Tengah. Dalam kegiatan sambang tersebut, bripda Erwinto Rihi menghimbau Masyarakat setempat untuk bekerjasama dengan pihak terkait  dalam menjaga keamaman dan kenyamanan sehingga terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

STRONG POINT MENJADI LANGKAH UTAMA UNTUK KETERTIBAN BERLALULINTAS

Perintah Bapak Kapolda Nusa Tenggara Timur melalui Bapak Kapolres Sumba Barat agar melaksanakan pengaturan lalu lintas (strong point) untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan. Pada hari Rabu tanggal 19 April 2017, Kepala Satuan Lalu lintas Polres Sumba Barat AKP Imanuel Zakarias menindaklanjuti perintah Bapak Kapolda Nusa Tenggara Timur dengan melaksanakan apel gabungan Satuan Lalu lintas dan  Sabhara. Apel gabungan tersebut sebagai bentuk persiapan Anggota sebelum melaksanakan pengaturan Lalu lintas (strong point) disekitar wilayah hukum Polres Sumba Barat khususnya diseputaran Kota Waikabubak.

LANGKAH KAPOLRES SUMBA BARAT MEMBANTU MEWUJUDKAN IMPIAN GENERASI DIPELOSOK DESA



Beberapa saat yang lalu seorang Kepala Unit Binmas Polsek Loli Bripka Burhan mengunjungi sebuah sekolah Dasar (SD) paralel NataraKade di Desa Karekanduku Selatan Kecamatan Tanarighu Kabupaten Sumba Barat sontak menjadi viral dimedia sosial karena bangunan sekolah tersebut terbuat dari belahan bambu. Dengan adanya kunjungan dari Kanit Binmas Polsek Loli tersebut, mengundang perhatian khusus dari Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP Muhamad Erwin, bahkan wartawan media (TV One) datang dan melakukan peliputan serta wawancara di sekolah tersebut.
Dengan keadaan bangunan sekolah yang terbuat dari belahan bambu, Bapak Kapolres Sumba Barat langsung menjanjikan sebuah bangunan kelas yang permanen. Bapak Kapolres Sumba Barat turut merasa bertanggung jawab dengan dengan keadaan bangunan sekolah yang dapat dikategorikan tidak layak untuk ditempati para siswa SD tersebut. Tanpa menunggu waktu lama, beberapa waktu setelah melakukan kunjungan kesekolah  tersebut, Bapak Kapolres Sumba Barat AKBP Muhamad Erwin langsung menyiapkan semua fasilitas pembangunan sekolah tersebut, dan tindakan yang dilakukan oleh Bapak Kapolres mendapat antosias yang besar dari Masyarakat setempat. Sampai saat ini proses pembangunan sekolah tersebuat sedang berjalan.

Selain Tinjau Vaksinasi, Kapolri Saksikan Langsung Donor Plasma Konvalesen

Jakarta. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan tinjauan vaksinasi di Polda NTT sekaligus menyaksikan langsung donor plasma konvale...