Jumat, 10 Maret 2017

POLSEK UMBU RATU NGGAY BERANTAS MIRAS






Dalam rangka Operasi Simpatik Polsek Umbu Ratu nggay melaksanakan Operasi Miras yang saat ini sedang merajalela di Pulau Sumba Khususnya. Dalam Operasi tersebut yang dipimpin langsung Kapolsek Umbu Ratu Nggay Iptu Selef Katu, menyita minuman keras jenis Peci sebanyak 210 liter yang dibawa menggunakan mobil jenis Carry dengan No Pol : DK 9876 KU. Mobil tersebut datang dari arah Kabupaten sumba Timur yang diduga akan menuju Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Barat Daya untuk menjual Minuman keras tersebut. Miras tersebut adalah milik dari seseorang berinisial  MM yang beralamat di Desa. Weepatando , Kec. Wewewa Tengah , Kab. Sumba Barat Daya.
Dalam operasi tersebut, Polsek Umbu Ratu Nggay juga menyita 4 (Empat) batang parang.

Untuk Masyarakat disekitar wilayah Kabupaten Sumba Barat, hindarilah penjual  dan mengkonsumsi miras oplosan atau sejenisnya, karena hal tersebut dapat  membahayakandiri kita sendiri dan melanggar Hukum.

........................................................................Salam Tribrata...............................................................

AKSI CURANMOR DIPARKIRAN UMUM




Pada tanggal 07 Maret 2017 sekitar pukul 13.00 Wita telah terjadi tindak pidana Curanmor (Pencurian kendaraan bermotor) dengan No.Pol: EA 4473 PA, No Rangka MH32BJ003EJ423297,      No mesin:  2BJ-423303, Motor jenis Mio warna biru yang sedang diparkir di garasi Rumah Sakit Lende Moripa Waikabubak.

Kejadian tersebut bermula dari korban yang bekerja sebagai Karyawan di Rumah Sakit Lende moripa menyimpan  motornya di garasi Rumah Sakit,setelah selesai bekerja korban hendak pulang kerumah, ketika korban menuju parkiran/garasi Rumah Sakit, korban melihat motornya sudah tidak ada diparkiran. Dengan kejadian tersebut korban segera melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisaan Terpadu (SPKT) Polres Sumba Barat, Anggota polres Sumba Barat segera membuat Laporan Polisi (LP) berdasarkan laporan dari korban, selanjutnya anggota Polres Sumba Barat melakukan tindakan sesuai  prosedur hukum.

Sebagai Masyarakat Sumba Barat dan sekitar, kejadian tersebut  secara tidak langsung mengingatkan kita semua untuk tetap waspada akan terjadinya sebuah tindak pidana, kapanpun dan dimanapu....W A S P A D A
.............................................................. Salam Tribrata...........................................................................

Minggu, 05 Maret 2017

POLSEK LAURA MENGAJAK PARA SISWA UNTUK TERTIB BERLALU LINTAS DAN KATAKAN "TIDAK" UNTUK NARKOBA






Pada hari ini Senin tanggal 06 Maret 2017 bertempat di Kompleks SMK Kasimo Kecamatan Laura, Kabupaten Sumba Barat Daya, Panit 2 Lantas Polsek Loura  AIPTU HERMAN TAO menjadi  Inspektur Upacara Bendera harian dan didampingi oleh Panit 1 Lantas Polsek Loura  AIPTU  ARIF MUNANDAR ALAM dan Panit 2 Binmas Polsek Loura BRIPKA HILER E. FALLO. Setelah melaksanakan Upacara Bendera, dilanjutkan dengan memberikan Sosialisali tentang Ketertiban Berlalu Lintas serta Penyalahgunaan Narkoba dilingkungan Sekolah maupun diluar lingkungan Sekolah. Dalam kegiatan Sosialisasi tersebut  dihadiri oleh 400 Orang Siswa SMK dan SMP Kasimo Serta dihadirioleh para Guru.

Tanah Sengketa Picu Aksi Penyerangan



Telah terjadi tindak pidana penyerangan di Kampung Wee Gumura, Desa Tematana, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya pada hari Sabtu tanggal 04 Maret 2017, sekitar pukul 10.30 Wita. Akibat aksi penyerangan ini berdampak jatuhnya korban luka serta kerusakan rumah, Sedangkan pelaku penyerangan adalah tetangga korban sendiri yaitu inisial MP, BK, MP II, MS, J alias I. Peristiwa penyerangan ini bermula dimana sekitar pukul 08.00 Wita korban BORA REWA melihat pelaku inisial MP, BK, MP II sedang membersihkan kebun yang berada di depan Kampung Wee Gumura (depan rumah pihak korban dan pelaku). Melihat itu korbanpun menegur pelaku dengan kalimat “kenapa kamu kasih bersih kebunnya saya?”, Dan dijawab oleh pelaku MP bahwasanya “kami kasih bersih kami punya tanah”. Aksi saling tanya jawab itupun berujung pertengkaran mulut, yang kemudian datang Kepala Desa Tematana YOHANIS BULU, bersama aparat dan beberapa tokoh masyarakat untuk melerai dan mengamankan kedua pihak. Ditengah pemberian himbauan oleh Kepala Desa bersama aparat dan tokoh masyarakat kepada kedua belah pihak, tiba-tiba datang rombongan massa / keluarga dari pelaku inisial MP yang berasal dari Desa Kadi Wone dengan menggunakan mobil Pick Up, yang dipimpin oleh MS dan J alias I. Dimana tanpa ragu mereka langsung melakukan penyerangan dengan cara melempari korban dengan menggunakan batu, sehingga menimbulkan korban luka dan kerugian berupa kerusakan rumah.
  Mendengar peristiwa ini, Waka Polsek Wewewa Timur AIPTU MARTHEN U. WARATA bersama 7 anggotanya segera mendatangi TKP, dan melakukan tindakan kepolisian serta menghimbau kepada kedua belah pihak agar tidak mengundang dan mengumpulkan massa lagi. Karena ditakutkan akibat peristiwa ini tidak menutup kemungkinan keluarga dari korban akan melakukan aksi serangan balasan  terhadap para pelaku atau sebaliknya, pelaku akan mengundang keluarga / massanya untuk tetap melakukan kegiatan di lokasi yang masih bersengketa ini sehingga akan menimbulkan perang tanding antara kedua pihak. Dan guna menciptakan suasana tetap kondusif di TKP, Sat Intel melakukan monitoring, deteksi dini dan deteksi aksi serta penggalangan untuk menjaga situasi di Kampung Wee Gumura Desa Tematana agar tetap aman pasca aksi penyerangan ini.

Sabtu, 04 Maret 2017

OPERASI SIMPATIK 2017, POLRES SUMBA BARAT MENGHIMBAU AGAR MENGUTAMAKAN KELENGKAPAN BERKENDARAAN




Operasi Simpatik ini merupakan upaya untuk pencegahan pelanggaran lalu lintas dengan cara mengingatkan pengendara untuk selalu menggunakan helm demi keamanan dan kenyamanan dalam berkendaraan.
Dalam rangka Operasi Simpatik kali ini, Satuan Lalu Lintas Polres Sumba Barat mempraktekan cara penggunaan Helm yang benar dan tepat kepada para pengguna jalan di sekitar Kelurahan Komerda, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat. Selain itu, Satuan Lalu Lintas Polres Sumba Barat juga menghimbau Masyarakat agar tetap membawa STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan SIM (Surat Ijin Mengemudi) sebagai bagian dari kelengkapan berkendara.

Selain Tinjau Vaksinasi, Kapolri Saksikan Langsung Donor Plasma Konvalesen

Jakarta. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan tinjauan vaksinasi di Polda NTT sekaligus menyaksikan langsung donor plasma konvale...